Protozoa merupakan binatang yang paling sederhana. Pada umumnya
memiliki ukuran kurang dari 1 µ ( 1 micron = 0,001 mm ). Kadang-kadang
ada juga yang berukuran 2 cm lebih, misalnya Golongan Foraminifera.
Berdasarkan
ukuran foraminifera, terbagi atas foraminifera kecil dan foraminifera besar.
Akibatnya kita harus mengadakan metode analisa yang berbeda
untuk foram besar dan foram kecil. Pemakaiannya pun berbeda.
Bagian
tubuh Protozoa :
Pada
garis besarnya bagian tubuh Protozoa terdiri dari 2 bagian :
a.
Inti
b. Protoplasma
Baik
protoplasma maupun inti mempunyai bentuk yang labil. Protoplasma
berfungsi sebagai :
o Alat untuk bergerak yang disebut Pseudopodia
(kaki semu), yaitu dengan jalan merubah bentuk protoplasma.
o Sebagai alat pencernaan makanan.
o Sebagai alat menangkap mangsanya
o Alat berkembang biak.
Kita
mengenal 2 cara perkembangbiakan daripada protozoa, yaitu :
a.
Asexual, yaitu dengan jalan membelah diri. Baik protoplasma maupun
inti.
b.
Sexual, yaitu pertemuan sel jantan dan sel betina.
Dengan
sendirinya kapan terjadi proses Asexual dan sexual, hal ini tergantung
dari kemampuan. Jika energi untuk Asexual cukup maka ia akan mengadakan
perkembangbiakan secara Asexual. Demikian juga dengan cara sexual.
Klasifikasi
:
Dasar
klasifikasi yang digunakan untuk phyllum ini yaitu didasarkan atas cara
bergeraknya. Cara bergerak berdasar Pseudopodia (kaki semu ).
Pada
protozoa ada 3 macam alat bergerak, yaitu :
a) Axopodia : ( Axo = Axis, —– kaki semu ).
b) Cilia : Bulu getar, bulu getar tersebut akan berada
disekitar badan protozoa.
c) Flagella.
Berdasarkan
atas cara bergerak tersebut, maka sarjana : Kudo (1946) membagi dalam
beberapa klas :
a) Klas Mastigospera
-
Mempunyai suatu inti dengan
beberapa flagella yang hampir memyerupai seperti Cilia.
-
Hidup di air tawar maupun laut
secara planktonik.
b) Klas Sarcodina
-
Hidup Solider (berkoloni) baik
dilingkungan air tawar maupun air laut sampai kedalaman 5000 m..
-
Bergerak dengan pseudopodia.
c) Klas Sporozoa
-
Mempunyai dinding sel.
-
Berkembang secara sexual maupun
asexual.
d) Klas Ciliata
-
Mempunyai dinding sel dan bercilia.
-
Hidup dilingkungan air tawar
dan membentuk test yang disebut Lorica dan ini dijumpai sebagai
fosil.
e) Klas Sactoria
-
Mempunyai Cilia waktu masih muda
saja dan akan berubah menjadi tentakel (kaki-kaki) pada bentuk dewasa.
-
Hidup diair tawar dan air laut,
tidak dijumpai sebagai fosil.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar